Merujuk kepada Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Muhammadiyah, sholat jenazah dilaksanakan dengan 4 kali takbir (termasuk takbiratul ihram) dan diakhiri salam. Setiap takbir dilakukan dengan mengangkat tangan. Adapun syarat dan cara melaksanakannya :
1. Orang yang akan melaksanakan sholat jenazah dalam keadaan suci dari najis dan hadas, menutup aurat dan menghadap kiblat. Sementara itu, jenazah yang akan disholatkan dalam keadaan telah dimandikan dan dikafani, dan posisinya berada di depan orang yg mensholatkan.
2. Imam berdiri pada arah kepala mayat pria dan pada arah pusar mayat wanita
3. Sholat dilakukan berdiri tanpa ruku’, tanpa sujud dan tanpa duduk.
4. Do’a diucapkan dengan bacaan sir (melafalkan bacaan dengan menggerakkan lidah dan bibir). Khusus untuk simulasi belajar bacaan dan murojaah hapalan, maka bacaannya kita suarakan.
5. Salam dilafazkan secara sempurna dengan menoleh ke sebelah kanan dan ke kiri