Boyolali (08/02/26) — Semangat calon jemaah haji 2026 tak luntur meski hujan menyelimuti kawasan Boyolali. KBIHU Zam Zam Cabang Colomadu sukses menyelenggarakan praktik manasik haji gabungan lintas wilayah di replika Kakbah, Wisata “Religi Qolbu”, Boyolali, Ahad, 8 Februari 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta, terdiri dari 17 jemaah KBIHU Zam Zam Colomadu, serta perwakilan jemaah dari KBIHU Aisyiyah Surakarta, Sukoharjo, dan Boyolali. Sinergi ini bertujuan menyamakan persepsi teknis sekaligus mempererat ukhuwah antarcalon jemaah.
Pimpinan manasik, Marwan Effendy, menegaskan bahwa fokus utama bimbingan kali ini adalah membangun kemandirian. Jemaah diharapkan tidak hanya hafal teori, tetapi juga fasih melafalkan doa dan sigap secara fisik dalam prosesi tawaf, sai, hingga wukuf.
“Kami ingin jemaah mampu melaksanakan prosesi haji secara mandiri. Kemandirian adalah kunci agar mereka tetap khusyuk tanpa harus selalu bergantung pada pembimbing di tengah jutaan manusia di Mekkah nanti,” ujar Marwan.
Dimulai pukul 10.15 WIB, jemaah mendapatkan briefing mendalam sebelum terjun ke lapangan simulasi yang didesain menyerupai kondisi asli di Arab Saudi. Materi tambahan ini sengaja diberikan agar jemaah benar-benar siap secara mental dan pemahaman ibadah yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.
Melalui bimbingan intensif ini, KBIHU Zam Zam Colomadu berharap seluruh calon jemaah haji memiliki gambaran utuh dan kesiapan matang untuk menghadapi tantangan fisik maupun cuaca di Tanah Suci nantinya.
Reporter: Dian





